Home / berita umum / 47.278 Peserta BPJS Kesehatan Di Kota Bali Dinonaktifkan

47.278 Peserta BPJS Kesehatan Di Kota Bali Dinonaktifkan

47.278 Peserta BPJS Kesehatan Di Kota Bali Dinonaktifkan – Kementerian Sosial (Kemensos) menonaktifkan 5.227.852 jiwa yang tercatat dalam Penerima Pertolongan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang telah wafat atau datanya tidak valid. Untuk di Bali ada 47.278 PBI BPJS Kesehatan yang tidak diaktifkan.

Data itu didapatkan dari Surat Ketetapan Menteri Sosial Nomer 79/HUK/2019 mengenai Penonaktifan serta Pergantian Data Peserta Penerima Pertolongan Iuran Agunan Kesehatan Tahun 2019 Step Ke enam. Dari data itu cuma ada 1.474 peserta alternatif.

“Kami telah bekerjasama dengan kabupaten/kota jika pertama kami minta supaya faskes masih layani pasien sekalian diumumkan pada pasien jika ia tidak tercatat PBI, supaya mengatur kembali,” kata Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Bali dr Ketut Suarjaya pada wartawan di Denpasar, Bali, Jumat (2/8/2019).

Suarjaya minta tenaga sarana kesehatan (faskes) masih layani beberapa peserta PBI BPJS Kesehatan yang sudah tidak diaktifkan. Ia menyebutkan service di sarana kesehatan buat beberapa peserta yang barusan tidak diaktifkan jadi tanggungan sarana kesehatan.

“Iya apa bisa buat ya. Faskes kan ada misi sosial , pemerintah atau swasta harus layani tidak menampik,” tuturnya.

Suarjaya juga minta beberapa peserta untuk selekasnya mengatur PBI BPJS Kesehatan. Ia merekomendasikan beberapa peserta miskin di Pulau Dewata selekasnya mengeceknya ke Dinas Sosial serta mendaftar Agunan Kesehatan Nasional Krama Bali Sejahtera (JKN-KBS).

“Ini tanpa ada pemberitahuan serta tiba-tiba sekali, tetapi kita juga komunikasikan ke service jika ia hadir masih dilayani jadi tanggungan faskes jangan tidak diterima, sekalian ia urus BPJS jika ia kerja meminta pemberi kerjanya. Jika ia miskin tidak dapat Bali kan JKN-KBS daftar jadi PBI wilayah jika masih ada budget daerahnya kan begitu,” sarannya.

Awalnya dikabarkan, sekitar 5.227.852 jiwa yang tercatat dalam Penerima Pertolongan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan tidak diaktifkan mulai ini hari. Hal itu dikerjakan sebab Kementerian Sosial temukan terdapatnya data kependudukan yang tidak valid sampai peserta yang telah wafat.

“Kami ingin menolong lengkapi keterangan yang berkembang berkaitan pertemuan wartawan di BPJS tempo hari. Jika memang benar satu diantara pekerjaan Kementerian Sosial ialah lakukan penentuan hasil verivali (verifikasi serta validasi data). Jadi telah ke-6 Menteri Sosial menyempurnakan pemutakhiran data-data PBI. Pada surat ketetapan ke-6 itu, ada sekitar 5.227.852 jiwa terhitung 1 Agustus 2019 dikerjakan pergantian pada data-data PBI,” jelas Kepala Biro Humas Kemensos Sonny Manalu, di kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (1/8).

About penulis77