Home / indonesia / Bersediakah Pemerintah Mengalah Untuk RAPBN 2016?

Bersediakah Pemerintah Mengalah Untuk RAPBN 2016?

Koalisi Merah Putih mengajukan sebuah persyaratan yang berat supaya RAPBN 2016 dapat disahkan tepat waktu. Kubu KMP menuntut agar pemerintah bersedia mengalah dan menuruti tuntutan dari KMP.

Kubu KMP sendiri mengadakan pertemuan rapat di Bakrie Tower Rabu, (28/10/2015) guna membahas permasalahan RAPBN 2016. Aburizal Bakrie selaku Ketua Presidium KMP menyatakan jika terdapat pembahasan yang belum rampung pada beberapa komisi. Dan jika tidak selesai maka negara harus siap untuk menanggung konsekuensinya tetap menggunakan APBN 2015 walaupun telah memasuki tahun 2016.

Aburizal Bakrie mengatakan harapannya agar hal ini tak terjadi dengan terpaksa memakai APBN 2015 kendati telah berganti 2016. Namun hal ini dengan syarat pemerintah bersedia mengalah dengan sejumlah butir yang bakal disampaikan.

Ical sendiri tak mengonfirmasi poin-poin yang merupakan tuntutan KMP supaya terakomodasi pada APBN 2016. Tetapi paling tidak terdapat dua hal yang dipermasalahkan oleh pihak KMP beberapa hari ini.

Yang pertama masalah munculnya pemasukan negara dari pengampunan pajak kendati UU-nya belum disahkan. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pemasukan tersebut senilai 21 triliun rupiah.

Permasalahan kedua adalah mengenai penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN. Pihak KMP menilai kalau seharusnya suntikan dana tersebut dialihkan ke dana desa karena jatuhnya kinerja BUMN adalah indikasi dari rugi.

About admin