Home / berita umum / Ide Atasi Kemacetan Kota Jakarta

Ide Atasi Kemacetan Kota Jakarta

Ide Atasi Kemacetan Kota Jakarta – Peneliti dari Institut Studi Transportasi (Instran), Deddy Herlambang menanggapi positif wawasan Pemerintah Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah tarif parkir. Deddy menyampaikan, ide itu dapat cukuplah efisien mendesak kemacetan serta bikin beberapa pemakai kendaraan pribadi berganti ke angkutan umum.

“Keadaan jalan memanglah tidak baik, menyaksikan realitas jika perkembangan kendaraan di Jabodetabek 16 % per tahun, berbanding 0,01 % perkembangan jalan,

eningkatan tarif parkir, kata Deddy, ikut sesuai rancangan ‘push and go’ dalam rancangan transportation permintaan management, yang fokus pada optimalisasi infrastruktur dalam satu ketentuan perihal manajemen transportasi, dalam soal ini Pemprov DKI tengah menggalakkan kampanye naik angkutan umum.

Deddy memberi tambahan, Pemprov DKI juga dapat mengambil ketetapan transportasi di Hong Kong, yang menghapus lapangan parkir di pusat-pusat kota. Deddy ikut menyebutkan tarif parkir di Jepang, contohnya, yang dapat raih Rp100 ribu /jam.

“Sewaktu semua treatment itu dikerjakan, tinggal bagaimana Pemprov DKI mengoptimalkan layanan angkutan umum, dimulai dengan keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu transportasi umum,” kata Deddy menyatakan.

Instran ikut memandang apabila ketetapan penaikan tarif parkir ikut dipakai terhadap kendaraan roda dua. Deddy menyebutkan, dalam penelitiannya, didapati jika sumber kemacatan di Kota Jakarta terdapat dari mendominasinya kendaraan roda dua, hampir 70 % pemakai jalan raya.

“Malahan dengan tarif tinggi dipakai terhadap kendaraan roda dua, amat efisien mendesak kemacetan, serta turunkan kandungan polusi jalan raya,” ujarnya.

Pemerintah Propinsi DKI Jakarta memiliki rencana menambah tarif pelayanan parkir per Januari 2019. Nanti, tarif baru itu dapat mulai dipraktekkan pertama di lapangan parkir Ikatan Restoran serta Taman Indonesia (IRTI) Monumen Nasional (Monas) dan selanjutnya dipraktekkan di beberapa tempat parkir yang lain.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan besaran kenaikan tarif parkir itu masihlah menanti hasil tinjauan Pemprov DKI.

“Saat ini kembali dikaji berapakah angka (tarif) yang sesuai,” kata Anies di daerah Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

About admin