Home / berita umum / Kantor DKPP Di Duduki Ormas Situasi Memanas

Kantor DKPP Di Duduki Ormas Situasi Memanas

Kantor DKPP Di Duduki Ormas Situasi Memanas – Kisruh sengketa tempat Kantor Dinas Ketahanan Pangan serta Peternakan (DKPP) Jawa barat pada Pemprov dengan pihak yang mengakui jadi pakar waris kembali memanas. Pada Senin (1/10/2018) pagi pihak pakar waris dibantu grup organisasi warga kuasai kantor itu.

Problem sengketa tempat Kantor DKPP pada Pemprov Jawa barat dengan pakar waris Raden Adikusumah berlangsung semenjak 1989 yang lalu. Pemprov digugat oleh pihak pakar waris yang mengakui pemilik resmi tempat yang berada di Jalan Ir H Djuanda, Nomer 385, Kota Bandung.

Pada Minggu (30/9/2018) pihak pakar waris coba mendiami serta mengerjakan penyegelan pada kantor itu. Pasalnya mereka terasa punyai hak atas tempat sama dengan putusan Pengadilan Negeri Bandung pada 2 Juni 2016 saat kemarin.

Sesaat Pemprov Jawa barat juga punyai hak atas tempat berdasar pada sertifikat hak gunakan Nomer 17/Kelurahan Dago atas Nama Pemprov Jawa barat jadi isyarat bukti kepemilikan yang resmi sama seperti ditegaskan dalam Masalah 32 ayat (1) Permen Nomer 24/1997 terkait Pendaftaran Tanah.

Pada Senin (1/10/2018) pagi, pihak pakar waris bersama-sama anggota ormas tidak mengijinkannya beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) buat masuk ke kantor. Menurut salah seseorang juru parkir yang malas di sebutkan namanya mengatakan, beberapa pegawai cuma dapat bergabung diluar gerbang.

” Sesudah itu, jam 08. 30 WIB beberapa pegawai selanjutnya dapat masuk. Namun tak tahu apakah masuk ke kantor atau di belakang saya tak tahu, ” tuturnya, waktu didapati di area.

Berdasar pada pantauan di lapangan, kegiatan di kantor DKPP Jawa barat tampak sepi. Beberapa anggota ormas dari Manggala Garuda Putih tampak berjaga-jaga di ruangan kantor itu. Sesaat aparat kepolisian tampak berjaga di ruangan luar kantor buat mengamankan keadaan.

Beberapa banner berisi beberapa imbauan serta info dari pihak pakar waris tertempel pada bagian pintu utama, pintu gerbang serta area yang lain. Sejumlah besar banner itu bertuliskan ‘Tanah serta Bangunan Ini Punya Pakar Waris R Adi Kusumah’.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui udah menyuruh Sekda Jawa barat Iwa Karniwa buat mengatasi problem ini. Proses hukum sehubungan sengketa tempat masih tetap berjalan, hingga dia ingin semua pihak dapat sama-sama menghargai.

” Sekda tengah penyelarasan dengan aparat keamanan ini hari, mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik. Sebab proses hukum kita ada PK 2 (peninjauan kembali) . Saat proses hukum ini berjalan, kita sama-sama hormati, ” tuturnya.

Sekda Jawa barat Iwa Karniwa menyatakan, dapat sekuat tenaga menjaga asset negara itu. Pihaknya juga punyai bukti-bukti resmi kepemilikan asset Kantor DKPP Jawa Barat.

” Buat Disnak insya allah kita utamanya dari Disnak, Satpol PP, atau pihak sehubungan serta BPN, kalau statusnya resmi masih tetap punya Pemprov. Kita telah mengemukakan perihal ini pada pihak sehubungan buat dapat menopang menjaga asset negara, ” tuturnya.

Pihaknya juga mengakui punyai bukti baru yang tengah disusun jadi bukti kepemilikan asset itu. Bukti baru itu tengah disusun buat nanti dikatakan ke Mahkamah Agung.

” Ada novum baru (bukti baru yang tengah kita susun buat kita teruskan ke Mahkamah Agung. Mengapa tidak dapat dilaksanakan sebab salah persil. Kronoliginya juga dikatakan ke pihak sehubungan, ” kata Iwa.

About admin