Home / berita umum / Kemenhub Akan Mempersiapkan Stiker Paling Lamban Dua Minggu Sebelum Pemberlakuan Penetapan Angkutan Itu

Kemenhub Akan Mempersiapkan Stiker Paling Lamban Dua Minggu Sebelum Pemberlakuan Penetapan Angkutan Itu

Kemenhub Akan Mempersiapkan Stiker Paling Lamban Dua Minggu Sebelum Pemberlakuan Penetapan Angkutan Itu – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengharuskan angkutan pengangkut barang export – import untuk memakai stiker supaya bisa melewati jalan yang diresmikan penetapan angkutan pada periode arus mudik serta balik Lebaran 2019 ini.

“Saat penetapan angkutan barang kendaraan yang untuk export import butuh dikasih sinyal spesial untuk memudahkan pengawasan,” tutur Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yanidi kantornya, Senin(6/5).

Ahmad mengutarakan operasional angkutan barang truk sumbu tiga atau lebih yang lewat di beberapa ruas jalan tol serta ruas jalan nasional gagasannya akan dibatasi. Untuk arus mudik, penetapan akan diresmikan pada 31 Mei, 1 Juni, serta 2 Juni 2019.

Selain itu, untuk arus balik penetapan akan dikerjakan pada 8 – 10 Juni. Penempelan stiker jadi sinyal jika truk barang berkaitan masih dapat lewat.

Sama dengan periode tahun kemarin, truk barang tanpa ada stiker yang lewat pada periode itu akan di stop serta ditempatkan oleh aparat kepolisian untuk keluar dari jalan yang dipakai untuk arus mudik serta balik. Bila mereka dapat tunjukkan stiker, kendaraan dapat meneruskan perjalanan.

Sebaliknya, bila tidak dapat, kendaraan akan ditilang. Aktor usaha dengan bekerjasama dengan asosiasi akan ajukan permintaan stiker pada Kemenhub.

Sesudah itu, Kemenhub akan mempersiapkan stiker paling lamban dua minggu sebelum pemberlakuan penetapan angkutan itu. Berdasar pada data Asosiasi Entrepreneur Truk Indonesia (Aptrindo), jumlahnya truk yang akan ditempel stiker paling tidak 5.000 armada.

Jumlahnya itu akan ditambah angkutan barang export – import anggota Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang banyaknya sampai 100 unit container. Mengenai ruas jalan tol serta jalan nasional yang diresmikan penetapan operasional akan diputuskan dalam ketentuan menteri perhubungan yang akan diedarkan dalam tempo dekat ini.

“Sekarang ini, ketentuannya baru sampai Biro Hukum,” tutur Ahmad.

Berdasar pada perancangan paling akhir beleid itu, operasional truk besar akan dikerjakan di beberapa ruas jalan. tersebut daftarnya;

About penulis77