Home / unik / Kisah Warga Sragen Tak Patuhi Anjuran Pemerintah Lihat Gerhana 1983

Kisah Warga Sragen Tak Patuhi Anjuran Pemerintah Lihat Gerhana 1983

Larangan untuk menyaksikan gerhana matahari total yang terjadi pada tahun 1983 di kawasan Pulau Jawa sangat masiv. Bahkan muncul ancaman dapat menimbulkan kebutaan apabila berani melihat gerhana secara langsung. Hal ini juga berlaku di Sragen, Jawa Tengah dimana seluruh kota hampir mati saat terjadi gerhana matahari total. Namun ada kisah menarik tentang sebuah keluarga yang justru berkeliling kota waktu itu.

Setyawan Murdono, Selasa (26/1/2016) mengatakan kalau pada saat itu tidak ada warga yang boleh keluar rumah dimana seluruh genting rumah pun diselimuti. Semua sumur gali pun ditutup dengan kardus kecuali di rumahnya. Menurut Setyawan bapaknya bilang jika gerhana adalah sebuah hal yang biasa dimana rumahnya terletak di tepi jalan raya.

Sebelum hari H pemerintah secara besar-besaran melakukan sosialisasi terkait bahaya melihat gerhana matahari total. Pengurus RT/RW pun melakukan penyuluhan kepada seluruh warganya. Selain itu banyak spanduk bertebaran tentang bahaya melihat gerhana matahari yakni kebutaan.

Karena sosialisasi tersebut maka banyak warga yang ketakutan dan mematuhi anjuran dari pemerintah. Akan tetapi tidak dengan keluarganya yang memilih untuk menyaksikan fenomena tersebut karena rasa penasaran. Mereka pun sempat mendapat teguran dari polisi yang tengah patroli dimana kotanya seperti kota mati.

Setyawan pun tak ingin ada lagi pembodohan-pembodohan dalam gerhana tahun ini.

About admin