Home / berita umum / Komplotan Begal Antar Provinsi Tengah Beraksi di Ponorogo Dilumpuhkan Polisi

Komplotan Begal Antar Provinsi Tengah Beraksi di Ponorogo Dilumpuhkan Polisi

Komplotan Begal Antar Provinsi Tengah Beraksi di Ponorogo Dilumpuhkan Polisi – Persekutuan begal antar kota antar propinsi yang tengah lakukan laganya di pinggir Ponorogo, dilumpuhkan. 4 Begal spesialis motor ini ditembak Team Resmob Polres Ponorogo, Kamis (25/10/2018) pagi hari barusan.

Empat begal sekarang dirawat di RSUD Ponorogo. Tindakan penangkapan ini berawal dari terdapatnya laporan penduduk di Polsek Sumoroto yang kehilangan motor Honda BeAT bernopol AE 3108 HW, Rabu (24/10) sore. Petugas langsung berupaya mencari serta temukan motor itu dibawa aktor ke rumah di Desa Ngelo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

Sesudah dijelajahi, pemilik rumah itu atas nama Seneri (40). Sebelum dikerjakan penggerebekan, petugas juga bekerjasama dengan piranti desa. Selesai bekerjasama dengan kepala desa serta keadaan sangat mungkin, petugas langsung lakukan penggerebekan didampingi piranti desa.

“Waktu di dalam rumah itu, kami dapatkan ada 12 orang. Akan tetapi ada 2 orang yang kabur, 10 orang tertangkap,” papar Wakapolres Kompol Muhammad Roni Mustofa waktu didapati wartawan di kantornya, Jalan Bhayangkara, Kamis (25/10/2018).

Wakapolres merinci ke-10 aktor yang diamankan 9 orang masyarakat Pasuruan serta 1 orang masyarakat Sidoarjo. Mereka yaitu, Sumantri asal Pasuruan, Wandi asal Pasuruan, Muhammad Hilmi asal Pasuruan, Adi Junianto asal Pasuruan, David Afianto asal Pasuruan, Supriyanto asal Pasuruan, Sukaji asal Purwodadi, Suparno asal Pasuruan, Slamet Johar asal Pasuruan serta Choirul Iman asal Sidoarjo.

Dari 10 aktor, petugas sudah sempat melumpuhkan 4 aktor sebab berupaya menantang waktu akan diamankan. Di dalam rumah aktor, petugas temukan kunci leter T, senjata jatam, 8 unit motor hasil curian dan 2 unit mobil yang dipakai untuk membidik mangsa.

“Beberapa aktor ini tidak enggan melukai korbannya sebab ada sajamnya,” jelas ia.

Ia memberikan pihaknya masih tetap memahami peranan dari semasing aktor. Akan tetapi sebelum lakukan tindakan, aktor mempersiapkan helm serta jaket dan alat lainnya berbentuk plat nomer palsu serta sajam. Kendaraan hasil penjarahan di jual aktor di Sampang, Madura.

“Modus operandinya, ada 2 mobil, semasing di isi 5 orang. Waktu mencari motor yang terparkir serta tiada pengawasan, semasing aktor di turunkan serta ambil motor itu serta dibawa ke rumah Seneri,” tukasnya.

Sampai sekarang petugas juga masih tetap mencari 2 aktor yang kabur. “Kelak kami berikan akhirnya seperti apakah, kami masih tetap menghimpun info, pekerjaan semasing aktor ini apakah,” ujarnya.

About admin