Home / berita umum / Pemerintah Membangun Jalan Pintas Bali Selatan Menuju Utara

Pemerintah Membangun Jalan Pintas Bali Selatan Menuju Utara

Pemerintah Membangun Jalan Pintas Bali Selatan Menuju Utara – Pemerintah tengah membuat jalan singkat (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja, Bali, selama 12,76 km. (Km). Jalan singkat akan menyambungkan lokasi Bali sisi selatan serta utara.

Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan pembangunan jalan singkat itu diinginkan dapat memberi dukungan pariwisata Bali. Jalan singkat itu akan mempersingkat jarak menempuh dari sebelumnya selama 13,46 km dengan kurangi jumlahnya tikungan yang ada.

“Di Bali kami menghindarkan membuat tol, sebab ekonomi kerakyatannya begitu mencolok,” tuturnya diambil dari info sah, Sabtu (15/6).

Dia menerangkan peningkatan jalan yang menyambungkan Denpasar ke Singaraja itu begitu diperlukan sebab sekarang ini keadaannya sempit serta berliku.

Nanti, jalan singkat itu akan dibuat pada 10 titik. Untuk titik 1 sampai 4 ada di daerah Kabupaten Tabanan, sedang titik 5 sampai 10 dibuat di Kabupaten Buleleng.

“Dari 10 tempat diutamakan yang titik 5 serta 6, sebab ada 15 tikungan, kelak dengan shortcut jadi cuma lima tikungan. Diluar itu tanjakannya tadi 10-15 derajat hingga macet serta tidak nyaman, nanti turun lebih landai tingkat kemiringannya jadi 6 derajat,” katanya.

Sekarang ini, perubahan pembangunan jalan singkat pada titik 5 serta 6 selama 1.950 mtr. itu, sudah sampai 50,73 %.

Dia menyebutkan pembangunan jalan singkat di dua titik itu nilai kontraknya seputar Rp128 miliar. Bertindak selaku kontraktor ialah PT. Adhi Karya (Persero) Tbk serta PT. Cipta Strada (KSO).

“Semoga Desember 2019 usai,” katanya.

Keseluruhan panjang jalan singkat pada titik 5 serta titik 6 itu terbagi dalam pembangunan jembatan selama 210 mtr. serta jalan 1.740 mtr.. Semua ruas jalan singkat akan dibuat dengan lebar jalan 7 mtr. serta pundak jalan 2 mtr..

Sedang untuk pembangunan jalan singkat pada titik tiga selama 480 mtr., telah dalam step konstruksi dengan perubahan pembangunan sebesar 10,22 %. Budget untuk pembangunanan pada titik tiga ini sebesar Rp12,1 miliar.

“Seterusnya untuk shortcut empat dalam persiapan kontrak,” tuturnya.

Kepala Balai Besar Penerapan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya Kementerian PUPR I Ketut Darmawahana menjelaskan pembangunan shortcut titik 5 serta 6 mempunyai tujuan untuk tingkatkan kenyamanan pemakai jalan.

Sedang untuk titik 3 serta 4 akan menolong mengurai simpul kemacetan jalan raya di Simpang Kebun Raya Bedugul.

“Kehadiran shortcut penting untuk membuat pemerataan pembangunan di antara Bali Utara serta Selatan. Buleleng terutamanya dengan kekuatan pariwisata yang mengagumkan diinginkan bisa selalu berkembang,” katanya.

Untuk didapati, Buleleng yang ada di Bali Utara populer dengan wisata lumba-lumba di lokasi Pantai Lovina. Diluar itu, Buleleng mempunyai beberapa air terjun serta danau. Tidak kurang dari sepuluh air terjun yang berada di Buleleng, salah satunya Air Terjun Gitgit, Munduk, serta Aling-Aling.

About penulis77