Home / kesehatan / Penemuan Baru Dibalik Amputasi Luka Diabetes

Penemuan Baru Dibalik Amputasi Luka Diabetes

Bagi penderita diabetes, luka pada kaki cenderung sukar untuk disembuhkan serta tidak jarang berakhir dengan amputasi. Resikonya dapat dikurangi dengan memperhatikan satu faktor yang selama ini kerap diabaikan.

Dalam disertasi untuk mendapatkan gelar doktor pada bidang endokrinologi, dr Em Yunir SpPD, KEMD menyatakan jika sistem mikrosirkulasi memiliki peran besar pada proses penyembuhan luka kaki diabetik. Pengaruhnya hingga mencapai kisaran 30-40 persen.

“Jadi pembuluh darah kita ada 2 macam, pembuluh darah besar serta kecil. Pembuluh darah kecil ini namanya sistem mikrosirkulasi,” ujar dr Yunir, ditemui usai menjalani sidang promosi doktoral di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jumat (17/6/2016).

“Sistem mikrosirkulasi ini kerap tak diperhatikan dalam perawatan luka kaki diabetik,” imbuhnya.

Pemberian heparin yang berfungsi sebagai obat anti penggumpalan darah diperkirakan dapat mengatasi permasalahan pada pembuluh darah kecil. Akan tetapi sebagaimana dikatakan oleh dr Yunir, masih diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk memastikan analisa tersebut.

Pada kalangan penderita diabetes, luka kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi yang kerap ditemukan. Sebanyak 15-25 persen pasien diabetes bakal mengalami permasalahan pada kaki dengan resiko amputasi 10-15 kali lebih besar dibandingkan dengan pasien tanpa diabetes. Hal ini patut untuk diwaspadai.

About admin