Home / Uncategorized / Polisi Berhasil Menangkap 2 Pelaku Pemasok Obat Penenang

Polisi Berhasil Menangkap 2 Pelaku Pemasok Obat Penenang

Polisi Berhasil Menangkap 2 Pelaku Pemasok Obat Penenang  РDua penyuplai obat penenang serta sabu ke club malam di Jakarta, berhasil diringkus aparat Unit Reserse Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.

Ke-2 aktor yang sudah lama masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Reserse Narkoba Polresta Bandara Soetta ini, wanita berinisial HDN dengan kata lain DN (42), serta pria berinisial AN dengan kata lain NZT (60).

Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soetta Kompol Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyebutkan, ke-2 tersangka di tangkap di tempat tinggalnya, Jalan Jati Baru Raya, Kampung Bali, Tanah Abang.

” Dari tangan ke-2 tersangka, kami mengambil alih 19 bungkus obat penenang, yang semasing bungkusnya terbagi dalam 50 butir, ” di Polresta Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Jumat (22/9/2017).

Terkecuali mengambil alih 19 paket obat penenang, aparat Satres Narkoba Polres Bandara Soetta juga mengamankan 2 bungkus plastik kecil diisi sediaan farmasi type ketamine dengan berat 6 gr.

” Keseluruhan obat yang kami sita sejumlah 950 butir pil warna hijau dengan logo poundsterling. Obat-obat ini gagasannya juga akan dipasok ke satu diantara club malam yang berada di Jakarta, ” sambung Martua.

Obat penenang itu, beresiko karna memiliki kandungan bahan aktif Paracetamol, Caffein, serta Karisoprodol atau PCC, sediaan farmasi yang sudah diilegalkan oleh pemerintah mulai sejak th. 2013.

” Dengan yuridis, kami menjerat aktor dengan Pasal 197 UU No 36 Th. 2009 Mengenai Kesehatan dengan ancaman maksimum 15 th. penjara, serta dendanya sebesar Rp1, 5 Miliar, ” terang Martua.

Terkecuali dijerat Pasal 196, ke-2 aktor juga diancam dengan subsider Pasal 196 undang-undang yang sama juga dengan ancaman hukuman maksimum 10 th. penjara serta denda sebesar Rp1 Miliar.

” Dari tangkapan ini, kami masih tetap menguber dua aktor sekali lagi yang inisialnya telah di ketahui, yaitu HND serta ALF. Untuk ke-2 orang ini, petugas masih tetap lakukan pengejaran di lapangan, ” tutur Martua.

Disamping itu, aktor HDN mengakui ambil obat penenang itu dari dua tempat, yakni di lokasi Cimanggis serta Central Park, Jakarta Barat. Tiap-tiap penjualan obat, dia di beri imbalan uang.

” Setiap saat jual obat-obatan itu, kami di beri imbalan uang sebesar Rp3 juta. Kami baru saja jual obat-obatan ini, baru sekira enam bulan. Beberapa barang itu kami bisa dari HND serta ALF, ” tukasnya.

Dalam penangkapan itu, Satres Narkoba Polresta Bandara Soetta, menyelamatkan 1. 924 anak bangsa dari bentuk penyalahgunaan obat terlarang, bila satu butir dikonsumsi oleh dua orang.

About admin