Home / berita umum / Polisi Lakukan Razia Pemotor Di Jalan KH Mas Mansyur

Polisi Lakukan Razia Pemotor Di Jalan KH Mas Mansyur

Polisi Lakukan Razia Pemotor Di Jalan KH Mas Mansyur  – Polisi lakukan razia pada pemotor di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat. Razia dikerjakan untuk menghadapi pemotor yang akan naik ke jalan layang non-tol (JLNT) Casablanca.

Razia di pimpin oleh Kasubdit Pembinaan serta Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto jam 07. 30 WIB, Jumat (13/7/2018). Terkecuali yang naik ke JLNT, polisi juga lakukan kontrol surat-surat kendaraan pemotor yang melintas di tempat.

Seseorang pemotor lalu diberhentikan oleh polisi karena pelat nomornya telah mati. Anggota Lalu Briptu Aden lalu menyetop pengendara motor itu serta memintanya tunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Tetapi pemotor itu tidak dapat tunjukkan SIM-nya, sampai pada akhirnya polisi memintanya tunjukkan Surat Sinyal Nomer Kendaraan (STNK). Nyatanya, STNK pemotor itu juga belumlah mendapatkan pengesahan, berarti belumlah bayar pajak.

Motor ayah mati (pelat nomornya), ” kata Aden pada pemotor itu.

” Saya bayar… saya bayar… saya bayar. Saya bayar saat ini. Saya bayar. SIM saya tidak ada tilang, namun bila permasalahan pajak saya bayar apabila didenda lima juta juga saya bayar, ” kata pemotor itu.

” Bukanlah permasalahan bayar pak, pelatnya mati, ” jawab Aden.

Aden lalu akan menahan motor pria itu. Pemotor itu juga emosi serta menampik motornya ditahan polisi. Pemotor ini berargumen jika motornya itu bukanlah hasil kejahatan, hingga memohon polisi tidak untuk menahannya.

” Kan saya belumlah bayar pajak. Apabila ditagih saya bayar. Nah saya bila saya tidak bawa serta SIM, silahkan ditilang STNK-nya. Nah ini motor ingin ditahan, wah tidak dapat. Nih STNK, STNK bukanlah motor curian kok, terkecuali bila motor curian, saya ditahan (motornya) tidak apa-apa. Apabila mohon bayar saat ini, ke bank sama saya, ” papar pria itu sembari menggebrak speedometer motornya.

Adu mulut selalu berlangsung pada Aden dengan pemotor itu. Sampai pada akhirnya ada polisi lainnya yang mendekati Aden serta pemotor itu.

” Telah, bawa serta motornya, ” tegas polisi itu.

Meskipun demikian, pemotor itu masih bertahan. Dia tidak ingin motornya ditahan polisi. Sampai pada akhirnya Ketua Team Cakra Police Response (CPR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Made Kamarawan memerintah anggotanya untuk menahan motor itu.

” Iya motornya ditahan, ” kata Made waktu dimintai konfirmasi di tempat.

About admin