Home / kesehatan / Tidak Boleh Terdapat Garam dan Gula Dalam MPASI

Tidak Boleh Terdapat Garam dan Gula Dalam MPASI

Sewaktu memberikan Makanan Pendamping ASI atau MPASI, hal yang sering dikeluhkan orang tua adalah si kecil tak mau makan MPASI yang telah dibuatkan sang ibu. dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA dari RS Bunda Jakarta mengatakan ini dapat saja terjadi dikarenakan anak bosan.

Jika anak senang rasa original makanan akan sangat bagus dan perlu diperhatikan hal-hal saat memberikan MPASI.

1. Pemakaian garam dan gula
Untuk pemakaian garam serta gula sebagai perasa, dr Tiwi menyatakan biasanya bayi mulai kenal rasa pada umur 7 hingga 8 bulan. Apabila anak dapat mengonsumsi makanan tanpa garam tentu hal yang cukup bagus, namun jika susah makan dapat memberinya sedikit saja sekedar pemberi rasa.

2. Pemberian telur setengah matang
Telur setengah matang ditakutkan mengandung kuman salmonella typhosa yang kadang terdapat dalam telur mentah dan juga tak dianjurkan karena kekebalan serta pencernaan yang belum sempurna.

3. Pemberian madu
Pemakaian madu dapat menyebabkan diare, kembung dan kolik. Namun, alasan utama mengapa tidak boleh diberikan kepada anak dibawah satu tahun sebab madu mengandung bakteri Clostridium botulinum.

4. MPASI rumahan vs pabrikan
MPASI yang dibuat sendiri tentu lebih bagus daripada produk pabrikan karena dari bahan yang alami.

About admin