Home / Uncategorized / Trump Bakal Dituntut Soal Bayaran Pemerintah Asing

Trump Bakal Dituntut Soal Bayaran Pemerintah Asing

Trump Bakal Dituntut Soal Bayaran Pemerintah Asing – Sekumpulan pengacara serta peneliti di Amerika Serikat (AS) merencanakan untuk mengugat Presiden Donald Trump. Tuntutan ini berkaitan tudingan Trump tidak mematuhi larangan Konstitusi AS masalah terima pembayaran dari pemerintah asing.

Dalam pernyataan yang launching Minggu (22/1), seperti ditulis AFP serta Reuters, Senin (23/1/2017), Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW) menyebutkan Presiden Trump tidak mematuhi Konstitusi AS lantaran property bisnisnya diluar negeri terima pembayaran dari pemerintah negara lain. Konstitusi AS menyebutkan tak ada satupun petinggi federal yang bisa terima hadiah ataupun pembayaran dari pemerintah asing.

Direktur Eksekutif CREW Noah Bookbinder menyebutkan, pihaknya sesungguhnya tidak mau meraih level tuntutan federal. ” Jadi kami harap supaya Presiden Trump mengambil beberapa langkah yang dibutuhkan untuk hindari pelanggaran Konstitusi sebelumnya dia menjabat, ” katanya.

” Kami sangat terpaksa mengambil aksi hukum, ” tambah Bookbinder.

” Presiden Trump menyebutkan slogan ‘America First’. Jadi Anda bakal memikirkan dia tentu mematuhi klausul (larangan) pembayaran asing yang ditata Konstitusi, lantaran terang tercatat untuk meyakinkan petinggi pemerintahan kita pikirkan Amerika paling terlebih serta bukanlah pemerintah asing, ” terang Bookbinder.

Grup CREW menyebutkan pembayaran dari beberapa tamu di hotel serta lapangan golf punya Trump, dan beragam property yang disewa oleh pemerintah asing, sebagai contoh ‘bantuan serta pembayaran’ dari pemerintah asing. Seperti di ketahui juga, kalau Trump mempunyai banyak usaha diluar negeri seperti di China, India, Indonesia serta Filipina.

” Saat Trump sebagai presiden duduk untuk merundingkan perjanjian perdagangan dengan negara-negara ini, rakyat Amerika akan tidak tahu apakah dia juga memikirkan masalah keuntungan yang didapatnya sebagai entrepreneur, ” sebut CREW.

Tuntutan bakal diserahkan ke satu diantara pengadilan federal Manhattan, New York pada Senin (23/1) pagi saat AS. Dituturkan satu diantara pengacara yang mengatasi tuntutan ini, Deepak Gupta, kalau pihak CREW tak punya niat mencari ubah rugi, tetapi inginkan perintah pengadilan melarang Trump terima pembayaran sejenis itu.

Sebelumnya menjabat, Trump tak lakukan pelepasan secara detail pada aset-aset perusahaannya. Trump memasrahkan masalah usaha pada ke-2 putranya, Donald Trump Jr serta Eric Trump yang tetaplah tinggal di New York.

About admin