Usulan Hak Angket Divestasi Freeport Menurut Misbakhun Hanyalah Cari Perhatian

Usulan Hak Angket Divestasi Freeport Menurut Misbakhun Hanyalah Cari Perhatian – Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun berancang-ancang membendung saran mengenai pemakaian hak angket mengenai pengumpulan bukti-bukti atas akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) oleh Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) . Legislator Partai Golkar itu yakin proses akuisisi yang bikin Inalum kuasai sebagian besar saham PTFI sudah lewat pengamatan masak serta gak menabrak peraturan.

Menurut Misbakhun, pemerintahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) melakukan tindakan transparans dalam akuisisi saham PTFI. ” Ada akuntabilitas dalam ketentuan pemerintah memberikan tugas Inalum buat mengakuisisi saham PTFI, ” katanya di Jakarta, Jumat (28/12) .

Bab Inalum menantang minimnya dana buat mengakuisisi saham PTFI hingga mencari utang lewat global bond, Misbakhun memandangnya menjadi proses usaha yang lumrah. Lantaran, kiat yang diperlukan BUMN peleburan alumunium itu adalah perihal biasa dalam usaha.

Bahkan juga, dia menyebutkan langkah pemerintah kuasai saham PTFI lewat Inalum adalah terobosan serta prestasi yang gak mestinya diduga. Lantaran, ketentuan pemerintah berubah menjadi pengontrol saham di di PTFI adalah prestasi mengagumkan.

” Jadi proses divestasi ini tak perlu diduga, malah mesti dibanggakan menjadi suatu prestasi. Suatu perolehan lewat proses usaha yang berjalan sangatlah akuntabel serta terbuka hingga semua rakyat Indonesia tahu menjadi suatu prestasi yang mengagumkan, ” ujarnya.

Eks pegawai di Direktorat Jenderal Pajak itu menyatakan, ketentuan pemerintahan Presiden Jokowi kuasai sebagian besar saham PTFI adalah perihal membesarkan hati. Lantaran, Indonesia saat ini bukan sekedar kuasai sebagian besar saham PTFI, namun ikut berubah menjadi pengontrol perusahaan pertambangan yang beroperasi di Pegunungan Jayawijaya, Papua itu.

Walaupun ada keragua-raguan serta pertanyaan-pertanyaan di golongan wakil rakyat bab langkah pemerintah, ujar Misbakhun, tidaklah selamanya mesti direspons dengan pemakaian hak angket. Bahkan juga, legislator asal Pasuruan, Jawa Timur itu menyatakan, sekarang ini tak ada masalah serius berkenaan divestasi saham PTFI yang wajib disibak dengan hak angket.

” Sebab hak angket di DPR itu sangatlah sakral. Namun dalam proses divestasi Freeport tak ada pertanyaan yang terlampau serius. Tak ada pertanyaan yang miliki implikasi politik mengagumkan, ” tegasnya.

Sebab itu Misbakhun dapat mencegah saran pemakaian hak angket divestasi saham PTFI yang saat ini sudah bergulir di DPR. Wakil rakyat yang sempat berubah menjadi inisiator pemakaian hak angket skandal bailout Bank Century itu mengatakan miliki beberapa alasan buat beri dukungan ketentuan pemerintah memberikan tugas Inalum mengakuisisi sebagian besar saham di PTFI.

” Bila sampai selanjutnya ada hak angket gulirkan di DPR, saya dapat menantang itu. Saran hak angket itu cuma usaha buat mencari perhatian politik. Malah saat ini waktunya membuktikan terhadap publik jika divestasi itu membawa kegunaan yang mengagumkan dalam rencana menarik penerimaan negara dari penerimaan negara bukan pajak, ” tegasnya